Saudaraku
Yang Mulia, Aku Wasiatkan kepadamu tentang pengetahuan Hakikat Tasawuf,
Apa itu Tasawuf dan apa manhaj dan dasarnya, dan siapa saja ahli
Tasawuf yang benar.
TUJUAN TASAWWUF Oleh imam Nawawi
Usul Tasawuf itu ada Lima :
-Taqwa kepada Allah dalam kesunyian dan keramaian
-Mengikuti sunnah dalam Ucapan dan perbuatan
-Berpaling dari Makhluk baik mereka suka maupun mereka benci
-Ridha terhadap ketentuan Allah mendapat bagian sedikit maupun banyak
-Kembali kepada Allah baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah.
Taqwa kepada Allah dapat dicapai dengan sikap warak dan istiqamah. Mengikuti sunnah dapat dicapai dengan menjaga sunnah itu dan juga dengan berakhlak terpuji. Berpaling dari makhluk dapat di capai dengan sabar dan tawakkal. Ridha terhadap ketentuan Allah dapat di capai dengan sifat qina'ah
(puas hati dan berpada dengan apa yang ada) dan juga dengan bersikap
Tafwidh (menyerahkan segala-galanya kepada Allah).
Dan Usul dari semua yang lima ini adalah
-Semangat yang tinggi
-Menjaga kehormatan
-Khidmah yang baik
-Terlaksana nya kemauan yang kuat
-Mengagungkan nikmat.
*Orang yang tinggi niat nya maka tinggi pangkat nya
orang yang menjaga kehormatan Allah maka Allah menjaga kehormatan nya
orang yang baik khidmah nya maka ia mendapati kekaramatan nya
orang yang melaksanakan kemauan kuat nya maka senantiasa ada petunjuknya
orang yang mengagungkan nikmat maka ia akan mensyukuri, orang yang mensyukuri nikmat maka akan semakin bertambah nikmat.
Usul dari tanda-tanda nya ada lima :
-Menuntut Ilmu untuk melaksanakan perintah
-Menemani para guru dan suadara untuk menambah wawasan
-Meninggalkan keringanan dan penakwilan agar supaya terjaga
-Mengatur waktu dengan wirid agar senantiasa Hadir (di hadapan Allah)
-Mengekang jiwa dalam setiap sesuatu agar supaya keluar dari ajakan nafsu dan selamat dari kebinasaan.
Bahaya bagi penuntut ilmu adalah bergaul dengan anak muda (belum
matang) umur, akal dan agama yang tidak kembali kepada asal dan tidak
kembali kepada qaidah. Bahaya nya bergaul adalah, menipu dan selalu ingin tahu pribadi orang lain. Bahaya nya mengekang jiwa adalah bersikap mengasihani diri sendiri
dengan menganggap baik perbuatan serta menetapi mengikuti keinginan hawa
nafsu.
Allah berfirman :
وإن تعدل كل عدل لا يؤخذ منها
Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusan pun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya (QS Al-an'am ayat 70)
Usul yang dapat mengobati penyakit Nafsu ada lima
* meringankan beban perut dengan sedikit makan dan minum
* berlindung pada Allah SWT dari segala hal yang mengganggu jiwa saat menghadap kepada-Nya.
* lari dari tempat-tempat yang kita khawatir dosa jika terjatuh ke dalamnya.
* melanggengkan istighfar serta shalawat kepada Nabi SAW, di siang dan malam hari.
* bersahabat dengan orang yang menunjukkan jalan pada Allah SWT.
Agar supaya Sampai kepada Allah Ta'ala
adalah dengan bertaubat dari segala perkara yang di larang dan di benci
Oleh Allah, mencari Ilmu semampunya, senantiasa berada dalam keadaan
suci, melaksanakan shalat Fardhu di awal waktu secara berjamaah,
senantiasa shalat dhuha delapan rakaat, dan enam rakaat antara shalat
magrib dan isya' (Shalat awwabin, shalat malam dan shalat witir), Puasa
senin dan kamis, Puasa di hari-hari bidh, puasa di hari-hari fadhilah,
membaca Al-qur'an dengan Khusyu' dan mentadabburi makna nya, perbanyak
membaca istigfar, dan membaca shalawat ke atas junjungan Nabi shallahu
alaihi wa sallam, dan senantiasa melazim kan baca dzikir-dzikir sunnah
pagi dan petang.
Diambil dari page Facebook :Al Habib Zein Bin Sumaith ( Versi Indonesia )
Aku, Buku & Cinta ... Aku mencintai Ilmu, tetapi tidak pantas bagi ku pada mencapai gelaran Pencinta Ilmu, namun tetap jua ku ingin menunututnya demi Redha-Nya Tuhan yang memiliki pada tiap-tiap sesuatu..supaya mendapat keberkatan Kerana Aku hanya berhajat kepada-Nya.. Jom Bermusafir Bersama saya! ~ Al Faqiratu illallah Taala Al Kabir
..:: Al-Quran:::..
Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam... kerana diammu itu adalah salah satu bukti cintamu padanya...kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mahu merosak kesucian dan penjagaan hatinya.
-al-'Asyiq
قُلْ سِيْرُوا فِى الَأَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ بَدَأَ الخَلْقَ
"...Sesungguhnya Allah Tidak Melihat Kepada Jasad dan Tidak Juga Kepada Rupa Paras Kamu, Tetapi Allah Taala Memandang Kepada Hati Kamu.." - Hadis Rasulullah SAW.
::..Baca dan Cintai al-Quran & Buku Demi RedhaNya Supaya Tergolong Dalam Orang-Orang Yang Berfikir..::
`::: HaDis :::
~ Mutiara kata al Hikmah ~
" Allah menurunkan rahmat ilmu melalui lapar dan berpuasa. Sebaliknya kejahilan terjadi akibat perut yang sentiasa kenyang."
No comments:
Post a Comment