Kesabaran ada Batasnya...Benarkah..???
-------------------------------------------------
oleh : M. Quraish Shihab
"Kesabaran ada Batasnya" adalah ungkapan yang benar, meskipun tidak sepenuhnya demikian. Jika dikaitkan dengan hakikat manusia sebagai makhluk ungkapan ini benar. Namun, semakin bertakwa seseorang, akan semakin besar dan semakin panjang pula kesabarannya sehingga yang bersangkutan dapat mencapai satu tingkat kesabaran yang tidak terbatas.
Seperti kisah Nabi Ayyub as. yang ditimpa berbagai macam cobaan dalam hal harta, keluarga, dan cobaan dari dirinya sendiri. Akan tetapi, semua itu beliau terima dengan lapang dada, dan tidak mengeluh kecuali kepada Allah, sambil berkata bahwa cobaan itu adalah ulah dan gangguan setan (Q.S Shad : 41)
Sebaliknya, orang yang kurang atau tidak bertakwa kepada Allah akan hilang kesabarannya bila ditimpa sedikit bencana, jangankan kesabaran yang terbatas, sedikit kesabaran pung mungkin tidak dimilikinya.
Kesabaran dapat ditumbuhkan hingga bisa mencapai suatu batas yang mendekati "tidak terbatas". Antara lain dengan menyadari bahwa ujian yang sedang dialami dapat terjadi dalam bentuk yang lebih besar lagi.
Jika ini disadari, ketika itu akan muncul dari dalam lubuk hati rasa syukur atas nikmat-nikmat lain yang selama ini telah diperoleh, hingga saat itu juga kesabaran bagaikan tidak perlu di perankan lagi.
Wallahu a'lam.
LASKAR NABAWI
No comments:
Post a Comment